Lewati ke konten

Teks foto : Kantor PLN UID Sumut.(istimewa)
Medan, Newsliputan.com – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumut Mundhakir Salman harus dicopot dari jabatannya, buntut padamnya aliran listrik sampai 24 jam.
Seorang warga bernama Hanafi menegaskan itu kepada awak media ketika diminta tanggapannya, Sabtu (23/11/2026) malam.
“Harus bertanggung jawab, Copot GM PT PLN UID Sumut. Sudah 24 jam listrik padam di tempat kami (Tanjung Morawa) Kabupaten Deli Serdang, Sumut,” tegas warga.
Menurutnya, alasan kuat mengapa harus dicopot, karena membuat masyarakat menderita.
“Listrik padam, rakyat menderita sampai 24 jam. Selain itu, PT PLN juga harus memberikan kompensasi terhadap masyarakat. Kalau kami tidak bayar listrik, maka kami didenda bahkan ada juga meteran diputus sebagai sanksinya. Jadi, kompensasi saya rasa wajib diberikan pihak perusahaan itu kepada masyarakat,” terangnya.
Sedangkan Andre warga Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan menegaskan bahwa listrik padam lebih dari 12 jam.
“Sampai sekarang listrik masih padam. Harus ada yang bertanggung jawab atas kasus ini, jangan hanya minta maaf,” ungkapnya.
Informasi yang dihimpun, dampak dari pemadaman listrik itu menilai kerugian bagi masyarakat. Bahkan masyarakat menjadi menderita dikarenakan adanya pemadaman listrik itu.
PLN UID Sumut sebelumnya sudah menyampaikan permintaan maaf terkait pemadaman listrik serentak sebagian besar wilayah Sumut. PLN mengatakan pemadaman tersebut terjadi gegara cuaca buruk.(rz)
Related Posts
29 Mei 2026
29 Mei 2026
29 Mei 2026