Beranda / Info Kita / Diduga akibat Tabung Gas Meledak, 10 Tempat Usaha di Pasar Manduamas Terbakar

Diduga akibat Tabung Gas Meledak, 10 Tempat Usaha di Pasar Manduamas Terbakar

Kebakaran di Kecamatan Manduamas (istimewa)

Tapteng, Newsliputan.com – Kebakaran hebat melanda kawasan tempat usaha di Lingkungan I, Kelurahan PO Manduamas, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Jumat (25/9/2026) pagi.

Insiden tersebut meratakan sedikitnya 10 unit tempat usaha yang terdiri dari warung kuliner, kios perdagangan, hingga bengkel. Selain kerugian material, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke fasilitas medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa berawal saat warung sarapan milik Rostiani H (54) sedang ramai melayani pembeli. Saksi mata di lokasi, Solihin (23), menyebutkan bahwa mertuanya tersebut sedang menggoreng makanan di area dapur warung.

Tiba-tiba, semburan api muncul dari tabung gas elpiji dan langsung membesar hingga menyambar tubuh Rostiani. Sontak, korban bersama para pengunjung warung berlari menyelamatkan diri ke luar bangunan menuju jalan raya.

Tak lama berselang, suara ledakan tabung gas terdengar dari lokasi. Kobaran api pun kian cepat membesar dan menjalar ke deretan tempat usaha di sekitarnya yang mayoritas berkonstruksi papan semipermanen.

Menerima laporan dari masyarakat, petugas kepolisian bersama warga setempat bahu-membahu mengevakuasi barang-barang pedagang yang masih dapat diselamatkan serta berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Untuk mempercepat pemadaman, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Satuan Yonif TP 905/Tuan Syah. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Yonif TP 905/Tuan Syah dikerahkan ke lokasi. Setelah penanganan intensif, api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibat insiden ini, pemilik warung sarapan, Rostiani H. (54), mengalami luka bakar pada bagian wajah, kedua tangan, dan punggung. Korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis secara intensif di Puskesmas Manduamas. (Rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *