Teks foto : Ilustrasi Narkotika jenis sabu-sabu.(istimewa)
Serdang Bedagai, Newsliputan.com – Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) meresahkan.
Jaringan narkoba di kecamatan itu diduga dikomandoi oleh seorang pria berinisial WAH. Selain terduga jadi bos sabu, WAH juga diduga sebagai bos pil ekstasi di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.
Akan tetapi, untuk di Kecamatan Galang, terduga pengedarnya YU alias Kubor. Bahkan, peredaran barang ilegal itu sudah ada di kafe atau di hiburan malam lainnya di kecamatan itu.
Warga ketika diwawancarai awak media mengaku sangat resah dengan si Kubor.
“Warga sudah resah dengan peredaran pil ekstasi di sini,” kata warga dengan percaya diri ketika ditemui awak media, Sabtu (28/7/2026) malam.
Menurut warga yang tidak mau dituliskan namanya mengaku bahwa pil ekstasi dijual dengan harga Rp 250 ribu.
“Harga standar Rp 250 didaerah sini,” tambahnya.
Sedangkan untuk peredaran sabu sabu dikelola oleh WAH. Warga berharap agar kepolisian melalukan penindakan.
“Kami berharap agar bandar narkoba di Kecamatan Galang dan Dolok Masihul ini ditangkap. Kedua nama ini jaringan,” terangnya.(rz)




